Berjalan bersama Hasrat #34
Beberapa minggu terakhir aku tak lagi meletakan jari jemariku di atas tuts keyboard laptopku untuk menulis.
Bukan karena berbagai kata dan kalimat itu tidak lagi berterbangan bebas meluncur asal di otakku, namun rasanya aku kehilangan hasrat.
Entah kemana perginya sebuah hasrat. Berjalan penuh pilu kemana tak tahu sehingga ditinggalkannya aku bersama dengan sebuah ketidakinginan untuk melakukan apapun.
Yasudah begitu saja. Nanti lagi aku akan kembali dengan karya-karya segarku.
Untuk sekarang ijinkan aku berpeluk sendu terlebih dahulu dengan seluruh kebingunganku.
Comments
Post a Comment