bangun hati pada sosok nyata #22
Jatuh hati sepenuhnya pada kumpulan sajak yang tersusun atas kata, Yang diucapkan nyata Bersama hamparan bunga di pagi hari yang sibuk berterbangan entah kemana, Kami bersama, Entah kemana tujuannya, Entah bagaimana akhirnya, Setidaknya untuk sekarang kami ada, Pada rembulan malam terpanjat manis doanya, Untuk semua yang terjadi di semogakan sesuai dengan harapannya, Manusia dengan seada-adanya harapan manis kepada semesta. - patristl