Posts

Showing posts from November, 2020

semoga cepat agar pulih #6

Image
  pict from weheartit Gapapa Nikmati aja prosesnya Kehilangan juga bagian dari kehidupan kok Yang datang, pergi Yang hilang, kembali Yang menetap, meninggalkan Ngga semua yang buruk punya maksud yang jelek Ngga semua yang baik punya maksud yang indah Semuanya ada porsinya masing-masing  Ngga mungkin terjadi kalau ngga ada pelajaran Pelan-pelan aja ya? Sedih juga bagian dari manusia  Sedih juga sinyal dari tubuh untuk merasa sakit Ngga apa-apa Ngga semuanya harus sekarang Ngga semuanya harus buru-buru Semangat kamuđź’—

the power of one word #5

  The Power of One Word Apresiasi , Satu kata yang semua umat ingini Ketika tenaga sudah dihabisi Demi sebuah ambisi Untuk hasil yang bisa dinikmati.   Memaafkan , Kian banyaknya kesalahan Manusia kadang lupa mengingat kewajiban Diterpa kata menyakitkan Akhirnya hanya berujung saling melupakan.   Cinta , Banyaknya makna dari satu kata Yang tak pernah diisi hampa Menjadi favorit bagi indera penglihatan ; mata Dan tetap ada walau perginya raga.   Desember , Bulan favorite yang membuat bulan lain minder Ditemani hangatnya sweater Dengan lagu natal yang diputar melalui speaker Akhirnya banyak hati yang cintanya penuh untuk Desember.  

perempuan hebat tak bersayap #4

 Perempuan Hebat tak Bersayap (Note : bisa sambil mendengarkan lagu Bertaut - Nadin Amizah) Hening malam ditemani isak tangis dan permintaan tulus dari seorang perempuan Dalam tertutupnya mata dan terlipatnya tangan, perempuan ini memberi angan Dia perempuan yang banyak kehilangan Banyak rindu yang ia lawan Namun tak pernah ada satupun rasa yang dia tampilkan Bahwa ia sedang dalam perjuangan   Ditinggal oleh orang yang ia dekap erat Disepelekan oleh banyak kerabat Ternyata membuat ia menjadi seorang perempuan yang hebat Bersama dengan awan yang kelabu sangat Ia bertekad Harus kuat Demi sebuah indah yang telah Dia buat <3

bahagia yang pergi #3

  Bahagia yang Pergi “Apa kabar?” Sapanya begitu ringan ketika habis membuat luka yang berat “Sangat bahagia.” Jawabku singkat tanpa minat tetapi dengan tegas “Yang aku tanya kabar mu Asia, bukan perasaan mu?” Tanya nya dengan nada bertanya-tanya dan muka kebingungan. Dulu muka bingungnya sangat ku kagumi karena itu menunjukkan sifatnya yang seperti anak kecil, namun sekarang tidak lagi setelah hal itu terjadi. “Aku tau, aku menjawab seperti itu karena sekaligus ingin memberitahu mu bahwa yang pergi dariku hanya dirimu bukan kebahagiaan ku. Jadi tolong berhenti berpikir bahwa bahagia ku adalah kamu karena nyatanya sudah tidak lagi.” Jawab ku tegas sambil beranjak dari kursi taman yang sedikit dingin karena embun di pagi hari.