Surat cinta untuk Mama #28
Hai mama Rina yang cantik!
Pada 31 Juli kemarin aku unofficially S.I.Kom. Dengan segala drama h-1 sidang aku tantrum nangis-nangis, but you there. Bantuin aku dan nenangin aku.
Ma,
Selama kurang lebih 4 tahun menempuh pendidikan S1, banyak banget yang terjadi dalam hidupku.
Salah jalan, asik sama dunia sendiri, kehilangan berulang kali, disakitin sama orang terdekat, bahkan kecewa sama orang yang sama terus-menerus. Tapi Mama selalu ada di setiap musim hidupku untuk ngajarin kasih yang tak lekang oleh waktu.
Maaf ya ma pada beberapa kali kesempatan yang lalu tangisku membangunkan mu dari tidur yang sedang nikmat-nikmatnya pada subuh itu.
Sampe akhirnya Tuhan bawa aku untuk ngerasain lagi yang namanya kerja. Mungkin hasilnya belum seberapa tapi perihal setiap gaji dalam setiap bulannya, Mama orang pertama yang pertama yang akan aku ingat.
Aku kuat dalam menempuh pendidikan ku kemarin karena seberapa keras dunia memperlakukan ku, pasti akan selalu ku temukan lembut kasih mama di samping ku.
Pencapaian ku ini salah satu terbesarnya untuk Mama.
Aku bakal masuk ke dunia baru yang entah seperti apa rasanya, tapi aku percaya setiap langkah kakiku ada doa-doamu yang menyertai, yang isi doanya sering ku dengar saat malam hari.
<3 mama Rina!


Comments
Post a Comment