18 km temani kami #10 untuk 10 april lalu

18 KM Temani Kami

Sore hari saat matahari perlahan pamit menyinari, perempuan yang sedang membanting tulang demi sesuap nasi pun bernafas lega karena akhirnya dia bisa mengistirahatkan kakinya sejenak setelah menjalani hari yang melelahkan.

Perempuan itu adalah Naomi yang bekerja sebagai Head of Cleaning Service di salah satu mall di Jakarta. Dalam perjalanan menuruni tangga mall tersebut sambil ditemani oleh lantunan music dari boyband ternama America bernama Boyz II Men, Naomi pun dipanggil oleh salah satu pekerja makanan fast food didepan mall tersebut yang ternyata merupakan teman dari Naomi.

            “Nao lo pulang kemana hari ini?” tanya Thomas kepada Naomi

            “Ke Slipi nih gue hari ini. Kenapa?” jawab Naomi.

Thomas pun langsung memberitahukan hal itu kepada David, dan berkata :

“Nao, bentar nih. Si David mau pulang bareng lo.” ucap Thomas kepada Naomi sambil tertawa meledek.

David adalah lelaki yang bekerja persis di depan mall tempat Naomi bekerja. David bekerja sebagai dishwasher di restoran fast food tersebut. Dan David bertempat tinggal di Slipi tepatnya di rumah kaka dari ibunya Naomi karena David merupakan saudara jauh dari suami kakanya ibunya Naomi yang kebetulan sedang merantau di Jakarta.

David yang sedang melakukan tugas terakhirnya dalam hari itu yaitu mencnci piring pun berteriak kepada Naomi yang sudah siap untuk pulang.

            “Nao, sebentar. Dikit lagi gue selesai kok.” teriak David sambil terburu-buru menyelesaikan                       cucian piringnya.

Naomi pun tersenyum kecil dibalik maskernya sambil mengganggukan kepala dan memberikan jari jempol kepada David.

David pun akhirnya sudah selesai melakukan tugas terakhirnya pada hari itu. Namun kendala pun terjadi karena bus yang mereka tunggu-tunggu hingga hampir 2 jam pun tak kunjung datang.

Ide gila dari David pun dia lontarkan kepada Naomi,

“Jalan kaki aja yuk. Mau ngga? Hitung-hitung olahraga lah.” ujar David tersenyum lebar tanpa rasa bersalah.

Naomi yang kaget pun langsung menjawab pertanyaan David sambil memukul ringan lengan David dan berkata :

            “Gila lo ya. Jauh banget dari sini ke Slipi tau. Yakin lo mau jalan kaki aja?” tanya Naomi tak                         percaya sekaligus bingung.

David pun sibuk meyakinkan Naomi agar mereka berjalan kaki saja dibandingkan harus menunggu bus yang tak pasti kapan akan datang karena malam pun tiba. David khawatir jika pulang terlalu malam bersama Naomi karena esok masih ada hari untuk bekerja.

Naomi pun akhirnya sepakat untuk berjalan bersama David. Dan total perjalanan mereka berdua untuk mencapai Slipi adalah 18 kilometer.

Perjalanan mereka ditemani oleh klakson dari kendaraan yang berlalu lalang, penjual starling yang sibuk menawari mereka minuman, dan juga tawa renyah dari mereka berdua karena mereka saling melemparkan candaan untuk ikut meramaikan hari itu.

Selepas lelah tertawa dan membicarakan hal yang penting sampai tidak penting, David pun akhirnya menawarkan minuman kepada Naomi yang sepertinya sudah terlihat kelelahan karena perjalanan mereka memakan waktu hingga 1 jam dan kerapkali David bertanya khawatir kepada Naomi apakah masih ingin melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau ingin menunggu bus datang saja.

Dan akhirnya mereka pun telah sampai di Slipi yang merupakan tujuan mereka. 

18 kilometer menemani mereka. 18 kilometer menyayangi mereka. 18 kilometer cerita mereka, 18 kilometer adalah mereka.

 

 

Comments

Popular posts from this blog

Sweet Sunday #40

Air Mata Bekas Semalam #38

Perjalanan Pagi #39